Postingan

Menampilkan postingan dengan label humor sufi nasrudin hoja

Humor Sufi Nasrudin Hoja: Ramalan Bintang

Gambar
 Dalam humor sufi Nasrudin Hoja kali ini, kita menampilkan kisah Ramalan Bintang. Suatu hari, seorang peramal bertanya kepada Nasrudin, “apa zodiakmu, Tuan Nasrudin? Aku bisa meramalkan nasib baikmu.” Nasrudin berkata, “zodiakku adalah Kambing Tua.” Sang peramal mengerutkan dahi, “Kambing Tua? Tidak ada lambang Kambing Tua dalam zodiak, Tuan Nasrudin. Anda salah.” “Kata ibuku, saat aku lahir, bulan Januari. Artinya, saat itu zodiakku adalah Capricornus,” jawab Nasrudin. “Ah, ternyata Capricornus. Mengapa Anda tadi menyebut Capricornus dengan sebutan Kambing Tua? Anda sedang bercanda, ya?” sang peramal tersenyum. “Anda yang bodoh. Sudah empat puluh tahun sejak aku lahir, tentu saja Kambing Jantan itu sudah menjadi Kambing Tua!” jawab Nasrudin lantang. Kode Rahasia dalam Kisah Ramalan Bintang Kita dapat saja berkata bahwa Nasrudin sangat tolol karena menganggap sebuah zodiak bisa berubah seiring dengan usia. Akan tetapi, ada yang lebih tolol daripada Nasrudin, yaitu orang yang perc...

Humor Sufi Nasrudin Hoja: Pidato Pemakaman

Gambar
Dalam humor sufi Nasrudin Hoja kali ini, kita menampilkan kisah Pidato Pemakaman. Suatu hari, Nasrudin berpidato di Kastil Siouri. Saat itu, dengan sangat kejam, seorang penjaga keamanan bernama Soubashi membantahnya habis-habisan. Bukan kali ini saja Soubashi berbuat seperti ini. Hampir setiap Nasrudin mengatakan sesuatu, Soubashi selalu menjadi pembalas negatifnya. Tak lama kemudian, Soubashi meninggal dunia. Para tetangga meminta Nasrudin untuk berpidato melepas kepergian Soubashi dalam upacara pemakamannya. Nasrudin mengelak. “Carilah orang lain. Dia tidak akan mau mendengarkanku karena dia selalu membantah apa yang kuucapkan.” Kode Rahasia dalam Kisah Pidato Pemakaman Kita bisa menyebutkan bahwa Nasrudin sedang bertindak tidak masuk akal. Bagaimana mungkin Soubashi bisa mendengar atau membantahnya padahal Soubashi sudah mati? Patut kita cermati bahwa Nasrudin sedang menyampaikan kenyataan tentang adanya keadaan-keadaan yang tetap dibawa hingga ke alam kubur atau akhirat. Tentu sa...

Humor Sufi Nasrudin Hoja: Kisah Membuat Rumah di Surga

Gambar
Dalam humor sufi Nasrudin Hoja kali ini, kita menampilkan Kisah Membuat Rumah di Surga .  Suatu hari istri Nasrudin pergi ke sebuah tempat ceramah. Ia mendengarkan ceramah dengan khusyuk; lalu pulang dengan mata berbinar. Nasrudin bertanya, “Istriku yang cantik, apa yang dikatakan penceramah sehingga wajahmu cerah?” Sang istri menjawab, “tadi, penceramah berkata bahwa jika ada seorang lelaki yang berhubungan suami-istri dengan istri yang penurut, Allah akan akan memberikan sebuah rumah di surga untuknya.” Nasrudin tertarik, “mari kita membangun rumah di surga.” Tak lama kemudian, mereka berhubungan suami-istri. Selesai melakukan hal tersebut, sang istri berkata, “Nasrudin, kau sudah membangun sebuah rumah di surga untukmu sendiri. Sekarang, saatnya kita membangun rumah untukku.” Nasrudin berkata, “aku bisa dengan mudah membangun rumah tersebut. Namun, aku takut nanti setelah kau kubuatkan rumah, ayahmu, ibumu, dan bahkan seluruh keluargamu akan memintaku membangunkan rumah juga. S...

Humor Sufi Nasrudin Hoja: Kisah Alquran di Mulut Domba

Gambar
Dalam humor sufi Nasrudin Hoja kali ini, kita menampilkan kisah Kisah Alquran di Mulut Domba . Suatu saat, dalam perjalanan ke sebuah desa, Nasrudin kehilangan Alquran. Ia begitu sedih karena tidak ada lagi yang bisa dibacanya. Beberapa minggu kemudian, seekor domba mendatangi Nasrudin, membawa sebuah Alquran di mulutnya. Nasrudin tidak percaya dengan yang dilihatnya. Ia mengambil kitab suci itu dari mulut sang domba; lalu menengadah sambil berteriak, “sebuah keajaiban! Aku melihat keajaiban!” Sang domba menjawab, “tidak juga. Namamu tertulis di belakang sampul.” Kode Rahasia dalam Kisah Alquran di Mulut Domba Banyak makna dalam kisah Nasrudin di atas. Kita bisa menyebut bahwa segala keajaiban bisa saja terjadi; tidak ada yang tidak mungkin selama kita berpegang teguh pada Alquran. Mungkin saja kita berpikir, “di balik kesusahan, ada kemudahan” (di balik kemalangan dan ratapan putus asa Nasrudin kehilangan Alquran sebagai pedoman hidup, ternyata Alquran tersebut kembali). Bisa juga ki...

Humor Sufi Nasrudin Hoja: Cermin Kebijaksanaan

Gambar
 Dalam humor sufi Nasrudin Hoja kali ini, kita menampilkan kisah Cermin Kebahagiaan. Ketika Timur Lenk mengunjungi dusun Nasrudin, tentu saja sang penguasa ini mengundang Nasrudin yang sudah menjadi artis terkenal di dusunnya. Timur Lenk berkata, “semua orang berkata bahwa kau adalah manusia berpengetahuan tinggi; kau bagaikan cahaya penyingkap kegelapan; kau bisa melakukan hal-hal mustahil. Kau adalah hal terajaib di dunia.” Nasrudin tersenyum mendengarnya, “memang demikianlah hamba.” Mendengar kesombongan Nasrudin, Timur Lenk marah besar. Ia berteriak, “jika kau memang sehebat itu, tunjukkanlah, wahai Nasrudin! Tunjukkan kepadaku, seperti apa wajah setan!” “Tentu saja saya akan menunjukkannya,” Nasrudin semakin tersenyum simpul sambil menyodorkan sesuatu, “jika Anda ingin melihat setan; lihatlah siapa yang ada di dalam cermin ini”. Kode Rahasia dalam Kisah Cermin Kebijaksanaan Seseorang kadang lupa bahwa dirinya adalah sesuatu yang buruk seperti yang tercermin pada Timur Lenk. Ka...

Humor Sufi Nasrudin Hoja: Jabatan Tertinggi di Dunia

Gambar
Suatu hari, Nasrudin berkunjung ke sebuah kantor kementerian. Tanpa memedulikan sekeliling, Nasrudin duduk di sebuah meja yang seharusnya diduduki oleh menteri. Seorang penjaga yang melihat tindakan Nasrudin berusaha menegurnya dengan lembut, “Tuan, tempat duduk itu ditujukan untuk menteri, bukan untuk sembarang orang.” “Oh, saya lebih dari sekadar menteri,” kata Nasrudin. “Apakah Anda Duta Besar kerajaan tetangga?” tanya sang penjaga. “Oh, bukan. Jabatan saya lebih tinggi,” jawab Nasrudin enteng. “Ah, jangan-jangan Anda adalah saudara Raja,” tanya sang penjaga. “Sama sekali bukan. Saya jauh lebih tinggi daripada dia,” jawab Nasrudin sekali lagi. “Jangan-jangan, Anda adalah Raja kerajaan seberang?” tanya sang penjaga semakin kikuk karena takut salah. “Lebih tinggi lagi!” “Tuan, tidak ada yang lebih tinggi daripada Raja kita dan Raja kerajaan seberang!” protes sang penjaga. “Ya, ya, ya … ada yang lebih tinggi daripada mereka. Aku, bukan siapa-siapa,” kata Nasrudin untuk yang terakhir ka...

Humor Sufi Nasrudin Hoja: Filsuf Moralis

Gambar
Seorang filsuf yang penasaran dengan Nasrudin Hoja, mengajak Nasrudin untuk berjalan-jalan berkeliling kota. Setelah sekian lama mengobrol dan berdebat, akhirnya keduanya memutuskan untuk mencari tempat makan. Tak lama kemudian, mereka tiba di sebuah rumah makan terkemuka dan meminta masakan paling spesial untuk hari ini. “Menunya adalah ikan bakar,” kata pelayan. “Bawakan dua untuk kami!” jawab Nasrudin. Beberapa menit kemudian, sang pelayan membawakan dua ikan bakar. Yang satu lebih besar daripada yang lain. Tanpa permisi, Nasrudin langsung mengambil ikan bakar yang lebih besar. Sang filsuf, melihat cara Nasrudin yang tidak sopan, segera memarahi Nasrudin. Menurutnya, Nasrudin sangat egois, melanggar etika, dan perilakunya tidak sesuai dengan kecerdasan. Setelah diceramahi sekian lama, Nasrudin menyela. “Sudah cukupkah Tuan?” tanya Nasrudin. “Anda benar-benar tidak sopan. Saya malu berteman dengan Anda. “Sebagai seorang yang bermoral, saya tidak akan berperilaku seperti Anda. Saya ju...