Postingan

Menampilkan postingan dengan label kisah fabel islami

Kisah Hikmah Pencerah Hati: Binatang Buas Yang Menghancurkan Desa

Gambar
 Suatu kali seekor binatang buas ditangkap oleh penduduk desa. Mereka mengikat binatang tersebut ke sebuah pohon. Setelah menimbang bahwa binatang ini sudah menciptakan penderitaan yang begitu banyak kepada penduduk, memakan ternak mereka, maka pemimpin desa memutuskan untuk menghanyutkannya ke laut sore hari nanti setelah penduduk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.Di tengah penyesalan binatang buas karena penangkapannya, muncullah seekor kambing yang tidak begitu cerdas. Kambing tersebut menghampiri sang binatang buas yang berakal cerdik sambil bertanya mengapa binatang itu diikat sehebat itu. “Ah, sebenarnya, penduduk desa mengikatku begini karena aku tidak mau menerima uang mereka,” jawab sang binatang. Kambing tercengang. Baginya, masalah uang adalah masalah yang rumit. Ia bertanya, “Mengapa mereka ingin memberikan uang kepadamu? Lalu, mengapa pula engkau tidak menerimanya?” Binatang buas yang cerdik itu segera menyadari kelemahan mendasar kambing. Ia kemudian bersilat lidah,...

Kisah Hikmah Pencerah Hati: Burung Beo Cerdik dan Pedagang Dungu

Gambar
  Ada seorang pedagang yang mengurung burung beonya dalam sangkar. Ketika sang pedagang berniat melakukan perjalanan bisnis ke India, tanah kelahiran burung tersebut. Sang pedagang bertanya pada burung tersebut apakah sang beo punya pesan untuk dikirim ke sanak saudaranya di Hindustan. Burung beo meminta sang pedagang untuk melepaskan dirinya dari sangkar. Namun, sang pedagang menolak. Akhirnya, sang beo meminta pedagang untuk menyampaikan keadaannya kepada sanak saudaranya sesama beo di hutan India bahwa sang beo terus terkurung dalam kandang. Pedagang berjanji untuk menyampaikan pesan ini. Ketika tiba di India, selesai berbisnis, sang pedagang langsung memberitahu kawanan beo. Bukannya mendengar, salah satu burung beo jatuh dan langsung mati. Pedagang itu merasa bahwa pesan bahwa sang beo terpenjara sangat memukul perasaan saudara burung beo tersebut.  Oleh karena itu, sang pedagang buru-buru pulang. Sang burung beo bertanya kepada pedagang tersebut, apakah tuannya membawa k...

Kisah Hikmah Pencerah Hati: Pelayan dan Rahasia Rumah Orang Bijaksana

Gambar
Pada zaman dahulu, ada seorang bijaksana yang memiliki sebuah rumah mewah berukuran raksasa. Sepanjang hidup, orang bijaksana tersebut sering pergi jauh dalam waktu yang cukup lama. Jika ia sedang bepergian, pemeliharaan rumah mewahnya tadi diserahkan kepada para pelayannya. Sayangnya, para pelayan itu sangat mudah lupa. Seringkali mereka kehilangan kesadaran mengapa mereka ada di dalam rumah tersebut. Yang bisa mereka lakukan hanyalah melakukan kewajiban, memelihara rumah, dengan cara mengulang –ulang apa saja yang sudah dikerjakan. Karena faktor lupa pula, mereka kadang menciptakan teori baru tentnag pemeliharaan rumah, melakukan pekerjaan dengan cara yang jahuh berbeda dengan yang telah diberitahukan pemilik rumah kepada mereka. Konon, ketika suatu saat sang pemilik rumah kembali bepergian jauh, muncullah sekelompok pelayan yang mengira bahwa merekalah pemilik rumah tersebut. Uniknya, karena bekal pengetahuan mereka sangat terbatas (hanya mempelajari pengetahuan sehari-hari tentang ...

Kisah Pencerah Hati: Tiga Laron Yang Membakar Diri

Gambar
 Pada suatu malam, sekelompok laron berkumpul bersama. Mereka bertukar kisah tentang kerinduan yang menyiksa hati; keinginan mereka untuk bergabung dengan cahaya lilin . Bagi para laron yang tergerak oleh cahaya, persuaan pertama mereka dengan lilin yang dianggap sebagai Cahaya Abadi; tidak dapat mereka lupakan. Mereka tidak berhenti menceritakan lilin itu dari pandangan masing-masing hingga akhirnya mereka mengeluarkan kesepakatan bahwa mereka harus menemukan  seekor laron yang dapat menceritakan lilin yang sangat mereka dambakan itu. Artinya, harus ada seekor laron yang terbang mendekati lilin dan mengisahkan detail penting selama ia berada di dekat lilin tersebut. Seekor laron berangkat mengemban misi pertama. Ia melihat seberkas cahaya lilin di sebuah puri yang bisa dilihat para laron tersebut dari kejauhan. Ketika laron pertama kembali, ia mengisahkan keindahan lilin ketika dijumpainya. Laron terbijak di antara mereka, sang pemimpin laron, berkata, “laron pertama tidak me...

Kisah Pencerah Hati: Tata Krama Berburu Ala Rubah dan Singa

Gambar
Seekor Singa mengajak Serigala dan Rubah untuk berburu. Mereka berhasil menangkap sapi liar, kambing, dan kelinci. Sang Singa memerintahkan Serigala untuk membagi mangsa. Serigala mengusulkan, “Singa, karena kau yang lebih besar, maka akan kuberikan sapi yang gemuk kepadamu. Lalu, karena ukuran tubuhku lebih besar daripada kelinci, aku mendapatkan kambing. Terakhir, Rubah yang paling kecil layak mendapatkan kelinci yang ukurannya sesuai kemampuan Rubah mengunyah.” “Apa katamu? Aku tidak terima!” Sang singa marah kepada serigala karena sang serigala menggunakan kata “aku” dan “kau”. Padahal, semua binatang adalah hak milik singa sebagai raja hutan. Maka, sang singa membunuh serigala dengan satu serangan. Sang singa beralih pada rubah. Sama seperti serigala, rubah diperintahkan untuk membagi hasil buruan. Rubah yang sadar akan nasib serigala, menjawab bahwa semua binatang buruan menjadi jatah sang singa. “Silakan ambil semua binatang itu, Singa. Aku tidak berhak apa-apa karena kaulah san...

Kisah Pencerah Hati: Singa Pemburu dan Kelinci Cerdik

Gambar
 Alkisah, ada seekor singa yang menguasai hutan. Semua  binatang tunduk padanya. Sang Singa terbiasa mengganggu para binatang; untuk membunuh dan menyantap mereka sebagai makanan sehari-hari. Maka, para binatang mengajak Singa berunding. Para binatang setuju untuk menyerahkan salah satu dari mereka setiap hari untuk memuaskan rasa lapar sang singa. Syaratnya, Sang Singa berhenti mengganggu para binatang.  Singa awalnya tidak mau percaya pada janji para binatang. Ia lebih suka mengandalkan tenaga sendiri. Tapi, , para binatang berhasil membujuk singa. Akhirnya, Singa mempercayai janji mereka. Para binatang terus-menerus menunaikan janji mereka. Setiap hari ada binatang yang mengorbankan diri. Suatu hari, tibalah giliran Kelinci sebagai korban Singa. Ia tidak mau dimakan begitu saja. Sang kelinci meminta sesama binatang untuk mendengarkan taktiknya menghadapi Singa. Semua binatang mengejek kelinci, mempertanyakan bagaimana mungkin seekor binatang bodoh seperti kelinci akan ...