Postingan

Menampilkan postingan dengan label kata mutiara istighfar

Sifat-Sifat Yang Dihapus Dengan Istighfar: Bagian 2 Putus Asa

Gambar
Dalam bagian sifat-sifat yang dihapus dengan istighfar ini, kita akan membahas sifat kedua, yaitu putus asa. Apa yang terjadi jika seseorang yang pernah melakukan kesalahan, memiliki sifat mudah putus asa? Ia bisa jadi akan terjebak dalam lingkaran setan. Pertama-tama, ia memang mengucapkan istighfar. Namun, ucapan ini hanya ada dalam bibir. Orang yang mentalnya lemah, ketika melakukan blunder sedikit saja, akan merasa kecil hati. Padahal, kesalahannya mungkin pernah dilakukan orang lain. Padahal, bisa jadi ada yang lebih parah daripada dirinya. Tapi, karena hatinya tidak dibentuk untuk menampung segala keadaan, ia cenderung akan merasa hidupnya hancur. Ia seperti diam di tempat, tak bisa bergerak dari masa lalu. Ingatlah, seseorang tidak akan berada dalam sebuah keadaan selamanya. Ketika kita putus hubungan dengan kekasih, kita mesti berkata tiba saatnya move on. Tak mungkin kita akan mengenang masa lalu dengannya seumur hidup, sementara ia telah membina hubungan dengan orang lain. Ke...

Sifat-Sifat Yang Dihapus Dengan Istighfar: Bagian 1 Marah

Gambar
Dalam bagian sifat-sifat yang dihapus dengan istighfar ini, kita akan membahas satu sifat terlebih dahulu, yaitu mudah marah. Sebelumnya, dalam bagian kata mtiara tentang istighfar, kita sudah melihat bahwa seseorang sejatinya 'wajar' melakukan kesalahan. Ia bukan aib yang mesti disembunyikan. Sebaliknya, kala kesalahan terjadi, yang dibutuhkan adalah ucapan istighfar dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Istighfar ini seharusnya dilakukan setelah seseorang memahami bahwa (1) kesalahan memang manusiawi, (2) lebih mulia untuk malu karena berbuat salah, daripada malu karena ketahuan salah, serta (3) bersikap kesatria ketika kesalahan tersebut terjadi, bukan malah melarikan diri. Masalahnya, kesalahan seperti apa yang harus digerus dengan istighfar? Apakah hanya seseorang yang memiliki masa lalu yang demikian kelam, yang harus beristighfar? Apakah seseorang dengan dosa menggunung --yang seakan-akan tak tertebus--- menjadi satu-satunya pihak yang mesti meminta ampunan dari Alla...