Postingan

Kumpulan Kata Mutiara Kitab Al Hikam Ibnu Athailah Bagian 9: Tingkat Iman

Gambar
Dalam kumpulan kata mutiara Kitab Al Hikam karya Ibnu Athalilah bagian sembilan, tertulis 'Beragamnya amal perbuatan disebabkan oleh beragamnya tingkatan karunia spiritual setiap orang'. Kata mutiara ini mengisyaratkan, setiap orang memiliki tingkatan spiritual yang berbeda dalam mengenal Allah. Sebuah takdir Allah, yang mutlak adanya, bisa dipahami dengan cara berbeda oleh dua orang yang punya karakter jiwa masing-masing. BERAGAMNYA TINGKAT KEIMANAN Beragamnya amal perbuatan disebabkan oleh beragamnya tingkatan karunia spiritual setiap orang Ada berbagai tafsir mengenai kata mutiara di atas. Sebagai gambaran umum, lihatlah agama-agama yang bertebaran di muka bumi. Begitu banyak, bukan? Di Indonesia saja ada enam agama yang diakui pemerintah. Pertanyaannya, mengapa Allah menciptakan begitu banyak agama? Tidak sukakah Allah jika umat-Nya hanya memiliki agama tunggal sehingga tidak ada perpecahan antaragama seperti yang sering kita lihat di televisi atau kita baca di koran dan in...

Kumpulan Kata Mutiara Kitab Al Hikam Ibnu Athailah Bagian 8: Bukti Cinta Allah

Gambar
Dalam kumpulan kata mutiara Kitab Al Hikam karya Ibnu Athalilah bagian kedelapan, tertulis 'Jika Allah membukakan jalan ma’rifat untukmu, jangan khawatirkan amalmu yang masih sedikit. Allah tidak akan membuka jalan tersebut kecuali jika Ia berkehendak memperkenalkan diri kepadamu.'. Kata mutiara ini mengisyaratkan, jangan mudah rendah diri di hadapan Allah, atau merasa tidak pantas. Karena, Allah Maha Mengetahui segala isi hati. Ketika jalan mendekat kepada-Nya terbuka, dekati saja Ia. BUKTI CINTA ALLAH KEPADA HAMBA-NYA Jika Allah membukakan jalan ma’rifat untukmu, jangan khawatirkan amalmu yang masih sedikit. Allah tidak akan membuka jalan tersebut kecuali jika Ia berkehendak memperkenalkan diri kepadamu . Kata mutiara ini harus dipelajari hati-hati agar kita tidak seenaknya saja dalam beribadah. Ada empat langkah yang harus dipenuhi seorang hamba untuk mendekati Allah, yaitu syariat-tarikat-hakikat-ma’rifat. Kebanyakan orang hanya mau berada di dalam taraf syariat (hukum) s...

Kumpulan Kata Mutiara Kitab Al Hikam Ibnu Athailah Bagian 7: Sabar Pada Janji Allah

Gambar
  Dalam kumpulan kata mutiara Kitab Al Hikam karya Ibnu Athalilah bagian ketujuh, tertulis 'Jika janji Allah belum terpenuhi, bahkan hingga tiba batas waktumu, janganlah sampai meragukan janji tersebut agar mata hatimu tidak pudar dan cahaya batinmu tidak padam.'  Kata mutiara ini mengisyaratkan, betapa lemahnya manusia hanya karena keinginnya tak terpenuhi. Padahal, yang harus dilakukan adalah, bersetia kepada Allah, tanpa henti. BERSABAR PADA JANJI ALLAH   Jika janji Allah belum terpenuhi, bahkan hingga tiba batas waktumu, janganlah sampai meragukan janji tersebut agar mata hatimu tidak pudar dan cahaya batinmu tidak padam. Kita sudah membahas dalam kata mutiara sebelumnya, yang paling penting adalah kepasrahan total kepada Allah. Jangan lupakan pula, kepasrahan tidak bisa dilatih kecuali dengan cara dihancurkan oleh takdir berkali-kali. Percuma kita menyebut diri sebagai orang yang pasrah kalau tidak menghadapi cobaan. Bahkan, semakin banyak cobaan yang dilewati, semak...

Kumpulan Kata Mutiara Kitab Al Hikam Ibnu Athailah Bagian 6: Doa Tak Terkabul

Gambar
  Dalam kumpulan kata mutiara Kitab Al Hikam karya Ibnu Athalilah bagian keenam, tertulis 'Jika Allah menunda pengabulan doamu meski kau senantiasa berdoa, jangan berputus asa. Allah menjamin akan menerima semua doa sesuai yang dikehendaki-Nya untukmu pada waktu yang ditentukan-Nya; bukan menurut kehendakmu dan bukan pula pada waktu yang kautentukan.'. Kata mutiara ini mengisyaratkan, seberapa lamanya pun doa tidak dikabulkan, jangan pernah menyerah. Sebaliknya, ketika doa kita cepat dikabulkan, belum tentu pula hal itu berarti kita lantas benar-benar murni dan MASALAH DOA YANG TIDAK DIKABULKAN Jika Allah menunda pengabulan doamu meski kau senantiasa berdoa, jangan berputus asa. Allah menjamin akan menerima semua doa sesuai yang dikehendaki-Nya untukmu pada waktu yang ditentukan-Nya; bukan menurut kehendakmu dan bukan pula pada waktu yang kautentukan. Di dunia ini, kita terperangkap oleh waktu. Sekejap saja kita tidak sigap, kesempatan emas menghilang. Pria yang terlalu lama me...

Kumpulan Kata Mutiara Kitab Al Hikam Ibnu Athailah Bagian 5: Serakah Dalam Ibadah

Gambar
Dalam kumpulan kata mutiara Kitab Al Hikam karya Ibnu Athalilah bagian kelima, tertulis 'Kesungguhanmu dalam menggapai segala yang sudah dijamin oleh Allah kepadamu; dan kelalaianmu terhadap kewajiban yang sudah diperintahkan Allah menunjukkan butanya mata hatimu.'.   HARAMNYA SERAKAH DALAM BERIBADAH Kesungguhanmu dalam menggapai segala yang sudah dijamin oleh Allah kepadamu; dan kelalaianmu terhadap kewajiban yang sudah diperintahkan Allah menunjukkan butanya mata hatimu. Banyak orang percaya segala sesuatu harus dicapai dengan usaha dan doa. Kita mesti bekerja keras terlebih dahulu sebelum akhirnya pasrah dalam memohon kepada Allah. Jika kita benar-benar hendak mendekatkan diri kepada Allah, hal ini keliru. Cobalah merenungkan kisah berikut. Ada beberapa murid sufi yang begitu haus mengejar barokah malam Lailatul Qodar. Karena terlalu bersemangat, mereka meremehkan perintah gurunya untuk tidur pada malam ke-24 Ramadhan. Selepas Syawal, sang guru menegur para muridnya. Merek...

Kumpulan Kata Mutiara Kitab Al Hikam Ibnu Athailah Bagian 3: Mutlaknya Takdir

Gambar
  Dalam kumpulan kata mutiara Kitab Al Hikam karya Ibnu Athalilah bagian ketiga, tertulis 'Kekuatan semangat (cita-cita, harapan) tidak akan mampu menghancurkan benteng takdir'. Kata mutiara ini mengisyaratkan betapa adanya batas yang jelas antara takdir dan usaha manusia. Sekeras apapun manusia berusaha, tidak ada gunanya jika takdir sudah berbicara. Sebaliknya, selemah apapun orang tersebut, jika sudah takdirnya, maka jalan untukny aakan terbuka. MUTLAKNYA TAKDIR   Kekuatan semangat (cita-cita, harapan) tidak akan mampu menghancurkan benteng takdir Seseorang mungkin telah merencanakan segala sesuatu dalam hidupnya. Usia 25 tahun, sudah menikah. Usia 30 tahun, memiliki sepasang anak. Usia 40 tahun, sukses mengelola kerajaan bisnis. Lalu, usia 50 tahun, berhaji. Rencana yang rinci memang berguna untuk membuat kita lebih fokus. Setidaknya, kita akan memilih bersetia dengan garis besar rencana daripada harus menambah rencana-rencana baru di tengah perjalanan hidup. Namun, kita...

Kumpulan Kata Mutiara Kitab Al Hikam Ibnu Athailah Bagian 4: Nafsu Duniawi

Gambar
  Dalam kumpulan kata mutiara Kitab Al Hikam karya Ibnu Athalilah bagian keempat, tertulis 'Tenangkanlah jiwamu dari tadbir; semua yang sudah diatur oleh Selainmu (Allah) tentang hidupmu tak perlu kaucampurtangani.'. Kata mutiara ini mengisyaratkan betapa adanya batas yang jelas antara takdir dan usaha manusia. Sekeras apapun manusia berusaha, tidak ada gunanya jika takdir sudah berbicara. Sebaliknya, selemah apapun orang tersebut, jika sudah takdirnya, maka jalan untuknya akan terbuka. BAHAYA NAFSU DUNIAWI Tenangkanlah jiwamu dari tadbir; semua yang sudah diatur oleh Selainmu (Allah) tentang hidupmu tak perlu kaucampurtangani. Kita sering menganggap bahwa pada diri manusia cuma ada dua hal, yaitu tubuh dan jiwa. Kita pun sering menyamakan jiwa dengan ruh. Alhasil, pengertian jiwa dan ruh pun tercampuraduk. Padahal jiwa dan ruh sama sekali berbeda. Ruh manusia diciptakan melalui tiupan ruh Allah seperti firman-Nya dalam Q.S. Al-Hijr:29, “Maka apabila Aku telah menyempurnakan ke...